Desa Lerpak, Kecamatan Geger 15 Juni 2026
– Badan Pusat Statistik bersama Pemerintah Desa Lerpak akan mulai melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 atau SE2026. Pendataan dilakukan secara door to door ke seluruh pelaku usaha, dari warung kelontong hingga industri rumah tangga.
SE2026 adalah sensus berskala nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Tujuannya memetakan struktur ekonomi Indonesia hingga tingkat desa, agar data UMKM, koperasi, dan usaha lainnya bisa jadi acuan pemerintah dalam membuat kebijakan.
Pemerintah Desa Lerpak mengajak seluruh warga yang memiliki usaha untuk menyambut dan memberi data yang benar kepada petugas.
Sensus Ekonomi ini penting untuk kemajuan desa. Data yang dikumpulkan nanti akan dipakai pemerintah pusat dan daerah untuk program bantuan UMKM, pelatihan, sampai pembangunan infrastruktur pasar. Jadi jangan takut dan jangan ragu kasih informasi yang sebenarnya.
Koordinator Sensus Kecamatan Geger, menjelaskan bahwa di Desa Lerpak ditargetkan lebih dari tiga ribu pelaku usaha yang akan didata. Petugas sensus dilengkapi tanda pengenal resmi, rompi, dan surat tugas dari BPS.
Nantinya yang akan ditanya seputar jenis usaha, jumlah pekerja, omzet, dan aset usaha. Tidak ada pertanyaan data pribadi seperti rekening atau pajak. Semua data dijamin kerahasiaannya sesuai UU Statistik. Program ini tujuannya sangat bagus. Kalau data warung-warung kecil kehitung semua, mungkin nanti ada bantuan modal atau pelatihan usaha dari pemerintah.
Pendataan SE2026 di Desa Lerpak akan berlangsung mulai tanggal 15 Juni hingga selesai. Petugas akan datang 2 kali jika rumah sedang tutup saat pendataan pertama.
Pemerintah Desa Lerpak menghimbau warga untuk menyiapkan izin usaha, catatan omzet sederhana, dan KTP saat petugas datang. Warga juga diminta waspada penipuan yang mengatasnamakan sensus.
Dengan suksesnya Sensus Ekonomi 2026, diharapkan Desa Lerpak punya peta ekonomi yang akurat. Sehingga program pembangunan ke depan bisa lebih tepat sasaran untuk warga.